“Tuntut Keadilan” Puluhan Guru Honor Serbu KANDEPAG MALRA


Tual.SDL.05/11/2013. Kisah tragis Guru Honor di jajaran Kementrian Agama Kab Maluku Tenggara dan Kota Tual kembali terkuak,puluhan nasib guru honor kembali terkatung katung akibat ketidak adilan yang kini terjadi dilingkup Kantor kementrian Agama Maluku Tenggara.
Jasa para guru honor yang 90% mendarma bhaktikan hidup mereka bagi perkembangan anak didik di lingkup Madrasah se-Kota Tual dan Maluku Tenggara ternyata tidak mendapat timbal balik serius dari pihak Kantor Kementrian Agama Kab Maluku Tenggara,buktinya puluhan guru honor tersebut melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kementrian Agama Maluku Tenggara karena para guru honor Madrasah itu tidak diberi kesempatan untuk mengikuti test seleksi Penerimaan Guru Pegawai Negeri sipil pada lingkup Kementrian Agama Maluku Tenggara.
“Kita menuntut keadilan,kenapa kami tidak diberi kesempatan untuk mengikuti test guru pegawai negeri ,sedangkan ada banyak orang yang diketahui bukan guru honor akan tetapi diikut sertakan test”kata para guru honor tersebut secara bersahutan.
Aksi protes akibat ketidak adilan yang menimpa mereka ini dipicu oleh diduga aksi mafia penerimaan CPNS di lingkup Kantor kementrian Agama Kab Maluku Tenggara.
Menurut keterangan para guru honor itu,diduga telah terjadi aksi mafia dan percaloan,yakni bagi oknum yang ingin di sertakan dalam test CPNS dilingkup Depag Maluku Tenggara harus menyetor sejumlah uang, ke oknum penyelenggara seleksi berkas sehingga urusan penyeleksian berkas dapat berjalan mulus dan penyetor sejumlah uang dimaksud dapat dinyatakan lolos seleksi berkas walau pada kenyataanya sejumlah besar peserta seleksi yang lolos berkas dan menjadi peserta test CPNS itu nyata nyata tidak pernah mengabdi sebagai tenaga honor/guru honor di madrasah semua tingkatan.
Hal ini menurut para guru honor yang melakukan aksi unjuk rasa itu ,terjadi akibat ketamakan oknum pejabat yang berkewenangan melakukan seleksi berkas.
“dasar rakus,tamak dan serakah,..kami ini korban ketidak adilan,korban kesewenang wenangan”teriak ibu ibu guru honor pengunjuk rasa.

Aneh,KAKANDEPAG Malra Tidak tau apa apa.

Sementara ,keterangan Kepala Kantor Kementrian Agama Kab Maluku Tenggara, J.Bugis S.Ag kepada wartawan diruang kerjanya justru semakin menguatkan dugaan telah terjadinya aksi Mafia penerimaan CPNS dilingkup Kementrian Agama Kab Maluku Tenggara,”Kita hanya mengusulkan 1 nama untuk mengikuti test CPNS ,karena hanya 1 nama itu yang dinyatakan lolos berkas dan memenuhi syarat sebagai tenaga honor K2”katanya.
Bugis juga menjelaskan bahwa pada seleksi tertulis para CPNS Kemendepag Malra dengan katefory 2 (K2) ini diikuti oleh 124 orang,sementara yang diusulkan hanya 1 nama saja.selisih 123 nama lainya ini diakuinya sebagai sesuatu yang terjadi diluar pengetahuanya sebagai Kepala Kantor Kementrian Agama Maluku Tenggara.
Menurut Bugis ,munculnya 123 nama ini merupakan keanehan,”saya sangat merasa aneh,sebab setau saya yang kita usulkan Cuma satu nama yakni hamis Reliubun,tapi di internet kemudian muncul 123 nama lainya.”papar Bugis.(bm)
guru honor serbu Kantor KEMENAG MALRA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s