MM.Tamher-Adam Rahayaan dan Masa Depan Kota Tual


Dilantiknya Duet Kepemimpinan M.M Tamher dan Wakilnya, Adam Rahayaan oleh Penjabat Gubernur Maluku Saut Situmorang,Kamis 31 Oktober 2013 dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Tual,memberikan Justifikasi atas hadirnya kembali Duet keduanya untuk memegang kendali Pemerintahan Kota Tual periode 2013 hingga 2018.
Sebagaimana hal yang diungkapkan oleh Penjabat Gubernur,Saut Situmorang dan juga Ketua DPRD Kota Tual,RM Waremra pada kata kata sambutan keduanya,bahwa Suara Rakyat adalah suara Tuhan,sebagaimana hal yang dipercayai Saut dan RM,maka dapat dikatakan bahwa keinginan Tuhan jualah yang menempatkan MM dan Adam ke tampuk tertinggi Pemerintahan Kota Tual ,untuk yang kedua kalinya pasca pemekaran Kota Tual pada 2007 lalu.
Jika mengadopsi istilah ilmu alam.maka sebenarnya yang terjadi adalah ternyata Duet MM-Adam telah lolos dalam proses seleksi alam,dan tentunya kandidat lain yang turut berkompetisi menjadi rival keduanya yang gugur dan tidak terpilih dalam ajang Pilkada lalu,adalah jelas gugur pula dalam proses seleksi alam.
Kini usai masa Pemilihan dan seleksi alam,MM–adam pasca diambil sumpah janji sebagai pemegang tertinggi tampuk Pemerintahan Kota Tual kembali harus berjibaku selama 5 tahun ke depan dengan misi yang diemban adalah “Meningkatkan kesejahteraan Rakyat Kota Tual”.
Dengan berbagai fasilitas yang dimiliki oleh keduanya serta dibantu dan disokong oleh ribuan aparatur Pemerintahan,maka misi tersebut wajib hukumnya terlaksana.
Kendati tidak semudah membalikan telapak tangan,namun semua itu adalah konsekwensi logis yang harus dihadapi kendati ada konsekwensi lainya yakni pertanggung jawaban di depan ALLAH SWT ,disamping pertanggung jawaban kepada Rakyat melalui Sidang Paripurna DPRD Kota Tual.
Berbagai masalah social,ekonomi dan kerakyatan lainya kini menanti ANTRE untuk segera ditangani secara tepat,cepat dan prosedural sesuai dengan norma norma positif serta etika local.
Pertumbuhan ekonomi yang masih lamban,tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi serta minimnya sarana pendidikan dan transportasi masyarakat menjadi masalah klasik yang sering tertunda serta lambat tertangani,selain berjibunya masalah social lainya,seperti klaim kepemilikan lahan oleh keluarga Talaut Taar yang hingga kini mengakibatkan 4 gedung Kantor dan 1 sekolah dasar tersegel secara adat dan tak berfungsi sebagaimana seharusnya.
Ketidak Adilan dan Kepastian hukum juga masih menjadi bagian dan belum tersentuh,dimana oleh karena tidak tertangani secara baik maka hal ini sering menimbulkan gejolak yang sekali kali dapat meletup ditengah tengah masyarakat.
Belum lagi dengan iklim yang baik untuk menghadirkan Investasi bagi dunia usaha di Kota Tual,ketidak pastian hukum menjadi alasan bagi dunia usaha untuk enggan berinvestasi di Kota Tual,dominasi PT Maritim Timur Jaya terhadap dunia usaha kelautan dan Perikanan yang menjadi pemicu engganya para investor dating ke Kota Tual,masih membayangi serta menjadi momok yang sangat menakutkan.
Persoalan hukum yang membelit MM-Adam,yakni kasus Dana Asuransi DPRD Malra,yang kini menjadi isu klasik serta mengemuka sekali kali mejadikan keduanya nyaris sebagai bulan bulanan public Maluku melalui berbagai gerakan demonstrasi serta gegap gempitanya dunia pemberitaan.
Kondisi fisik dan kesehatan MM.Tamher juga sering menjadi perhatian khusus masyarakat dan pemerhati sosial,Intensitas stay at home selalu diperbincangkan oleh sejumlah kalangan,saking seringnya berada di luar daerah untuk melakukan cek kesehatan,sehingga posisi Adam Rahayaan menjadi sangat vital untuk melanjutkan tugas pemerintahan,Hal ini tentu menjadi perhatian khusus bagi sejumlah Politisi,terutama Politisi dari Partai pendukung keduanya,Yakni Golkar dan PKS,seolah olah ada bayangan semu yang bernuansa harap harap cemas.
Sebab tinjauan politik sering memayungi cara berpikir para politisi dalam menganalisa dan mengambil langkah tepat guna menyiapkan SIAPA PEWARIS SELANJUTNYA,jika keadaan berubah secara tiba tiba.
Walau sejumlah politisi terlihat malu malu serta menganggap bahasan ini adalah bagian dari hal yang tabu dibicarakan,namun dikalangan terbatas,topik ini sering menjadi bahan pembahasan serius dan intens.
Bahkan ,walaupun baru selesai dilantiknya MM – Adam mejadi Walikota dan Wakil Walikota Tual,namun berbagai prediksi telah bermunculan seputar keduanya dalam menjalankan misi Pemerintahan.
Wallhu’alam bi shawab,kesemuanya itu adalah dinamika riil dari kondisi Kota Tual saat ini,akankah berbagai harapan kesejahteraan Kota Tual akan terwujud ataukan justru sebaliknya,tentu setiap orang tak dapat memastikanya,akan tetapi sebagai Mahluk lemah dan Percaya kepada Kekuasaan Sang Khalik,berbagai upaya ikhtiar wajib dilakukan,sebelum kita melakukan tawakal billah,
Kepada MM-Adam,Selamat atas dilantiknya Bapak berdua cukuplah ALLAH SWT menjadi penolong bagi anda berdua dalam mengemban tugas suci Kekhalifahan di Kota Tual,yang jelas bahwa anda bukanlah menjadi Pemimpin bagi Partai Golkar dan PKS,sebab kemenangan anda berdua adalah kemenangan seluruh Rakyat Kota Tual,sehingga anda berdua adalah pemimpin bagi semua orang ,semua komunitas,semua etnis dan semua Pemeluk Agama,..semoga anda berdua mendapat kerahmatan-Nya,Amin…….Maha Besar Allah dengan Segala Rencana Nya….(bm copy right 2013 by bmbng)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s