Ralahalu,”Stabilitas Keamanan dan Ekonomi Di Maluku Harus Dilanjutkan”



Tual.SDL. Mantan Gubernur Maluku 2 periode,Karel Albert Ralahalu mengingatkan kepada penerusnya,Gubernur Maluku yang akan datang untuk tetap menjaga pondasi stabilitas Keamanan & Ekonomi di Maluku ,”Modal dasar pembangunan di Maluku adalah stabilitas Keamanan dan Ekonomi ,pada 10 tahun terakhir ini sudah tercapai sehingga wajib dilanjutkan oleh pemimpin Maluku di masa datang.”  Ungkap Ralahalu kepada SDL di sela sela acara pengambilan sumpah jabatan walikota dan Wakil walikota Tual di Gedung Rakyat Kota Tual,31/10/2013. 

Selain itu,Ralahalu juga menghimbau agar Pejabat Gubernur dan Wakil Gubernur setelahnya,dapat melihat secara seksama apa apa yang sudah dicapai serta yang belum tercapai pada program pembangunan sebelumnya,hal ini disebutkanya mengingat pembangunan di Maluku wajib diselenggarakan secara berkesinambungan dan bertahap,”bagi pejabat Gubernur dan wakil Gubernur yang akan datang,wajib memperhatikan hal hal yang sudah kita capai sebelumnya dan yang belum kita capai sebelumnya,hal ini perlu dilakukan mengingat banyak keterbatasan yang dimiliki oleh Pemprof Maluku ,diantaranya adalah keterbatasan waktu dan juga anggaran,sementara peluang kita cukup banyak namun tentunya kesemua itu belum dapat terlaksana dengan sempurna,sehingga harus dilakukan pembangunan yang berkesinambungan dan terencana dengan baik.”paparnya.

Ralahalu juga menyebutkan tentang berbagai peluang dan tantangan Propinsi Maluku kedepan,baik secara Nasional maupun Internasional,diantaranya yang paling mengemuka saat ini adalah tentang wacana Asean Comunitty di 2015 mendatang,dimana pada era tersebut telah tergambar secara gamblang tentang kondisi dimana Indonesia berada pada dimensi yang hampir tiada batas antara Negara Negara se- Asean ,secara ekonomi,sehingga akan terjadi persaingan bebas perdagangan anatar Negara Asean.

Menurutnya,kondisi ini merupakan peluang sekaligus tantangan secara Nasional dan tentunya akan mempengaruhi daerah secara regional ,”Era Asean komuniti adalah peluang sekaligus tantangan bagi daerah daerah,sehingga jika kita tidak mampu mengikuti arus global yang ada maka tentunya Maluku akan tertinggal,olehnya modal utama stabilitas keamanan di Maluku wajib dijaga untuk menciptakan iklim kondusif bagi dunia investasi,baik yang datangnya dari investor asing maupun  pada investor skala Nasional karena kita punya potensi alam yang sangat melimpah dan harus dikembangkan,”imbuhnya.

 Selain itu,wajib pula disiapkan regulasi regulasi yang baik untuk menjaga datangnya investasi sekaligus juga melindungi Maluku dari berbagai kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari akibat eksploitasi sumber kekayaan alam,sebab apapun juga lingkungan sangat mempengaruhi keberlanjutan sumber daya alam yang menyokong berlangsungnya kehidupan masyarakat,kata Ralahalu.

Ditanya soal program pengentasan kemiskinan yang belum tuntas,Ralahalu menyebutkan bahwa hingga penghujung masa jabatanya,pemprov Maluku telah berhasil menekan angka kemiskinan dari 34% ditahun 2003 menjadi 18% ditahun 2013,sehingga pencapaian ini dianggap sangat baik secara nasional karena dalam kurun waktu 10 tahun telah terdata penurunan angka kemiskinan sebesar lebih 15% dan harus ditekan hingga mencapai ambang secara Nasional yakni sebesar 8% hingga 11%,ungkapnya.

Namun,menurut Ralahalu,upaya pengentasan kemiskinan tentu tidak akan berhasil secara maksimal jika tanpa peran optimal Pemerintah Kab/kota,sebab faktanya Pemerintah kab /kota lah yang memiliki masyarakat,sementara Pemprov Maluku sebagai coordinator daerah dan wakil Pemerintah Pusat tidak akan dapat berbuat banyak tanpa peran Pemerintah Kab/Kota,timpalnya.

Ralahalu juga menekankan agar hasil pencapaian dari kerja keras ini harus dilihat dan menjadi acuan bagi pejabat Gubernur mendatang dan seluruh Pimpinan daerah se Kab/Kota di Maluku agar menyelenggarakan Pemerintahan yang bersih ,bebas dari Korupsi,Kolusi dan Nepotisme serta meningkatkan kinerja apartur yang professional ,karena pemimpin saat ini dipilih langsung oleh rakyat sehingga wajib bagi para pemimpin untuk mengutamakan kepentingan rakyat,sebagai wujud nyata amanah yang diemban langsung dari rakyat,tandasnya. (bm)  

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s