IRJEND KEMENDIKNAS Nyatakan POLIKANT, Bersih Polisi Harus Terbitkan SP3 dan Tutup Penyelidikan


Tual.SDL.27/09/2013. Sinyalemen tudingan adanya Dugaan Pelanggaran hukum pada penyelenggaraan Proyek dilingkup Politeknik Perikanan Negeri Tual ,yang kini diselidiki oleh Petugas Kepolisian Resort Maluku Tenggara semenjak 1 tahun terakhir ini dinilai lemah dan sudah tidak relevan lagi.

Kenyataan ini muncul setelah didapatinya fakta tentang hasil Audit Investigasi Inspektorat Jenderal Kementrian Pendidikan Nasional RI, berdasarkan Surat Tugas Audit Investigasi Khusus No.6561/6/kp/2013. Tanggal 21 Agustus tahun 2013,yang ditanda tangani oleh Irjend Kemendiknas,Haryono Umar,untuk melakukan Audit Khusus atas laporan Terjadinya Dugaan Tindak Pidana korupsi terhadap kegiatan pengadaan Barang/Jasa ta.2011 dan 2012 di Politeknik Perikanan Negeri  Tual.

Audit ini dilakukan pada tanggal 2 hingga 11 September 2013 berselang.

Hasil Audit menerangkan bahwa dalam penyelengaraan proyek dimaksud tidak diketemukan perbuatan melanggar hukum dan kerugian Negara,sebagaimana yeng telah diadukan. Sehingga Inspektorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI menyatakan Proses pengadaan barang & jasa di Politeknik Perikanan Negeri Tual bersih dan wajar .

“Pendapat ini dikeluarkan Auditor IRJEND DIKTI DIKNAS RI setelah dilakukan Audit Investigasi terhadap pelaksanaan proyek Ta.2011,2012 dan 2013 di Politeknik Perikanan Negeri Tual pada tanggal 2 – 11 September 2013 lalu, dan hasilnya adalah Politeknik Perikanan Negeri Tual dinyatakan bersih”terang sumber Koran ini di internal Politeknik Perikanan Negeri Tual yang namanya enggan dikorankan.

Masih menurut sumber,pada obyek proyek yang diaudit tersebut ternyata tidak ditemukan perbuatan melanggar hukum,apalagi kerugian Negara,”Tidak ada perbuatan melanggar hukum,apalagi kerugian Negara,semua proyek berjalan sesuai dengan koridor aturan ,bahkan ada pihak ke 3 yang telah terkena kewajiban membayar denda dan mengembalikan uang Negara,”papar Sumber.

Sebagaimana diketahui,Sebelumnya,pada Mei 2012 lalu juga dilakukan Audit terhadap pelaksanaan proyek ta.2011,dan hasilnya pelaksanaan proyek dimaksud dinyatakan bersih dan wajar.

Atas fakta ini,memicu bermunculanya sejumlah pendapat.

 Advocate & Praktisi Hukum ,Lopianus Ngabalin ,SH kepada SDL menjelaskan bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh Polisi pada rentang waktu selama kurang lebih 1 tahun ini mengisyaratkan bahwa sebenarnya tuduhan kepada penyelenggara proyek di Politeknik Perikanan Negeri Tual bahwa telah terjadi Dugaan Tindak Pidana Korupsi adalah sangat lemah,”Penyelidikan sudah dilakukan nyaris 1 tahun,namun hingga hari ini perkara ini masih belum terang benderang,ini membuktikan bahwa tuduhan kepada sejumlah pihak dalam kasus ini sangat lemah karena tidak cukup bukti ”ungkapnya.

Olehnya Lopianus Ngabalin,SH. meminta kepada Kepolisian Resort Maluku Tenggara agar dapat bertindak lebih professional dalam proses penyelidikan kasus dimaksud,sehingga setiap orang dapat memperoleh kepastian hukum,” Ini soal kepastian hukum,Penyelidik Polisi agar dapat menentukan sikap terhadap hasil penyelidikan dalam kasus ini,jika memang cukup bukti maka agar perkara ini dapat ditingkatkan statusnya,namun jika tidak diketemukan perbuatan melawan hukum dan kerugian negara sebagaimana hasil Audit Inspektur Jenderal Kemendiknas maka seharusnya perkara ini segera di SP3 kan,”katanya.

Selain itu,menurut Lopianus Ngabalin,SH. penyelidikan kasus ini dianggap sudah tidak relevan lagi lantaran obyek proyek yang dilakukan penyelidikan ,kini sudah digunakan/dimanfaatkan,disisi lain hasil audit Inspektorat Jenderal Kemendiknas RI semakin menguak fakta sebenarnya sekaligus membantah semua tudingan tentang adanya tindak pidana korupsi,paparnya.

Terkait hal ini,masih belum ada keterangan jelas tentang sikap dari penyelidik Polres Maluku Tenggara tentang kelanjutan penyelidikan kasus ini,namun masyarakat berharap sekiranya Penyelidik Polres Maluku Tenggara dapat segera bersikap untuk mengakhiri berbagai spekulasi pendapat yang beredar ditengah tengah masyarakat,dan para pihak yang telah dimintai keterangan berulang ulang selama kurang lebih satu tahun ini memperoleh kepastian hukum.

“Kita minta agar polisi segera bersikap dan menutup pemeriksaan kasus ini dengan jalan menerbitkan SP3,agar para pihak yang telah diperiksa mendapat kepastian hukum,dan nama mereka dibersihkan dari berbagai tuduhan,dan mengakhiri berbagai spekulasi pendapat,jika tidak maka kita akan turun ke jalan dan melakukan aksi demo,sebab kami mencium aroma tak sedap akan sikap polisi yang sangat ambivalen,ini ada apa ?,pemeriksaan perkara dilakukan dengan cara mengulur-ulur  tanpa sikap yang jelas,”kata Frans Putnarubun,salah satu Tokoh Masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara.

Sebagai Tokoh Masyarakat,Frans Putnarubun mengingatkan kepada polisi agar lebih professional dan proporsional,sebab tugas penegakan hukum bukan semata mata menjadi milik Kepolisian,namun juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat ,sehingga hukum dapat tegak dan bersih dari berbagai konspirasi jahat yang memboncengi ,”sergahnya.

Sebagaimana diketahui,Menurut Kasatserse Polres Maluku Tenggara baru baru ini menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih belum mendapati perkara ini menjadi terang benderang karena masih menunggu hasil Audit BPKP Perwakilan Propinsi Maluku soal kerugian Negara yang terjadi,Namun menurut sebuah sumber,bahwa pada saat audit terakhir yang dilakukan oleh 3  auditor BPKP dimaksud pada beberapa bulan berselang didapati kenyataan bahwa obyek proyek yang dilaporkan telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi ternyata telah selesai dikerjakan dan telah digunakan,”Pada saat 3 auditor BPKP Perwkilan Maluku melakukan tinjauan langsung ke lokasi Gedung Laboratorium dan Lapangan Olah raga,ketiganya kaget karena ternyata kedua bangunan tersebut sudah selesai dikerjakan dan telah digunakan,dan khusus lapangan olah raga ketika dihitung volume justru sudah melebihi dari bestek,kenyataan ini justru terbalik 1800 dari apa yang telah diadukan”demikian papar sumber.  (bm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s