Rakyat Sejahtera Belum Tentu ,Kroni Kaya Raya itu pasti…….!!!


Ada semboyan yang belakangan ini menjadi ikon salah satu kandidat,”Jika Bukan Sekarang Kapan Lagi…….?
Terasa semakin terbukti,bahwa jika bukan sekarang untuk meraup kekayaan kiranya kapan lagi sebab 5 tahun mendatang belum tentu punya kesempatan,Ilmu sakti ini kemudian dilancarkan,dan berbuah nyata .
Tak pelak lagi,sejumlah nama kini berhasil tercatat sebagai OKB (orang Kaya baru),walau sebelumnya sejumlah nama itu membantah telah mengalami kenaikan kekayaan.
Aneh memang,rakyat miskin kembali didatangi dengan menghiba,walau menjadi raja sehari,Rakyat miskin tetaplah miskin.
Seribu janji kembali diumbar,menabur pesona melalui janji hambar.padahal sebelumnya sangat sulit sekali untuk ditemui dengan alasan banyak urusan yang belum teratasi,ada juga alas an tragis,untuk menghindari Ye Lim.
Perpecahan warga dihampir sebagian besar kampung,kini menjadi trend,jika tak terpilih lagi setidaknya orang yang ditinggalkan berada dalam kehancuran,artinya sama sama hancur saja.
Potensi Pemilihan Kepala Desa menjadi alasan tepat untuk melakukan trik murahan,gaya lama,kata kebanyakan orang Lawan Baca (LABA.red).
Pusat keuangan juga tersentral hanya di beberapa titik saja,rakyat kembali di jejali dengan janji murahan,alias janji palsu.
Cara cara ini mirip sekali dengan cara penjajah Kolonial Hindia Belanda,yang dengan cara ini berhasil menguasai Nusantara hingga beberapa abad,mungkin saja suku bangsa kita ditakdirkan harus bernasib seperti ini.di beri sekerat roti dan kemudian disuruh untuk menghancurkan saudara sendiri.
Hanya orang sinting dan penjilat saja yang menilai orang seperti ini adalah orang baik-baik.Sebab karya kerusakannya telah Nampak,ketidakmampuan serta ketidak mauan untuk memperjuangkan nasib banyak orang semakin diragukan.bagaimana bisa berharap untuk kembali berkuasa,yang benar saja..
Kasihan benar Si Miskin,kembali di butakan oleh fatamorgana,janji untuk mendatangkan surga hanya tinggal diujung lidah penguasa.katanya,”Beri kami kesempatan lagi”
Jika kesempatan berikut kemudian tak berhasil membawa rakyat kearah lebih baik,lantas alas an apalagi yang bakal dikemukakan, kembali Rakyat menjadi kelinci percobaan,jika berhasil maka baik,namun jika gagal maka yang susah kan rakyat sendiri,rakyat kembali memble.
Yang jelas ,jika kembali,maka yang akan memiliki keuntungan adalah kaum Pengusaha,Politisi dan Penjilat jabatan.
Dan rakyat kembali ke kesibukan keseharianya,ke kebun,ke laut atau kembali mengerat sageru dan kembali memakai baju yang usang,baju kemiskinan,keterbatasan ketertindasan dan kembali di Perbodohkan. Wallahu ‘alam.(Bm0)
kUcing dalam karung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s