Antisipasi Gesekan , Panwaslu Kota Tual akan gelar sosialisasi


Ketua Panwas Kota TualTual.SDL.08/04/2013. Panitia Pengawas Pemilihan Pemilu (PANWASLU) Kota Tual mendeteksi gejala akan terjadinya gesekan antar pendukung kandidat Calon Walikota Tual ,sinyalemen ini semakin memicu PANWASLU Kota Tual untuk melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat Kota Tual untuk lebih mengerti jalanya pesta Demokrasi serta mengambil langkah yang benar sesuai hukum negara jika menemukan pelanggaran dalam pemilu walikota Tual 2013 ini,”Kami sangat menyadari bahwa saat ini kondisi masyarakat sangat rentan karena tingginya tensi politik dan persaingan kandidat yang ditopang massa simpatisan /pendukung,olehnya Kita akan gelar sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih taat hukum dan bagaimana caranya menyalurkan temuan tentang terjadinya pelanggaran pemilu,jika memang ditemukan langsung oleh masyarakat”kata Ketua Panwaslu Kota Tual,Deny Mus Renuat SH.
Menurut Renuat,gesekan antar pendukung sangat rawan menimbulkan konflik, hal ini diduga karena minimnya kesadaran pendukung simpatisan dalam memaknai dilaksanakanya pesta demokrasi Pemilu walikota Tual.
Selain itu,Deny Renuat juga menggaris bawahi sosialisasi yang akan digelar oleh pihaknya ini juga akan melibatkan Kepolisian dan juga pasangan Kandidat,hal ini menurutnya dipandang perlu agar tercipta iklim sejuk bagi masyarakat sehingga semua potensi konflik selama berjalanya pentahapan Pemilu Walikota akan tereleminir,katanya.
Renuat juga menyebut salah satu contoh adalah terdapat baliho kandidat yang mengandung provokasi,olehnya keberadaan baliho tersebut akan ditinjau ulang dan jika dipandang perlu maka akan dilakukan penertiban seperlunya.
Ditanya soal black kampain (baca.kampanye hitam),Sebagai ketua Panwaslu Kota Tual,Renuat beserta jajaranya tetap bertolak pada nilai nilai normatif,”Kita tetap normatif,soal black kampain,kami sebelumnya sempat mendapat kritikan dari elemen masyarakat,akan tetapi secara hukum Panwaslu Kota Tual belum memiliki kewenangan soal penindakan pelanggaran kamapanye sebab hingga hari ini KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Tual masih belum menetapkan calon walikota yang akan berlaga di Pemilu,sehingga jika memang terjadi pelanggaran Pemilu sebelum penetapan ini maka hal tersebut berada pada ranah penindakan pidana umum,yang kewenanganya berada pada pihak Kepolisian”paparnya.
Renuat juga menyebutkan tentang adanya aduan dari salah satu bakal calon ke KPU,yang tembusanya disampaikan ke Panwaslu Kota Tual,Renuat mengaku pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap proses klarifikasi pemberkasan kandidat,”Kita telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pentauan terhadap ferifikasi berkas kandidat,dan dalam waktu dekat akan kita minta keterangan dari pihak terkait,hasilnya akan kita sampaikan ke publik jika semua langkah yang kita amabil ini rampung”tandas Renuat. (bm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s