Ganti Rugi Tanaman Warga Ibra Dapat Dibayarkan Asal Tarik Kembali Pernyataan Lunas


Langgur.04/02/2013. Kekisruhan di proyek Pembangunan Bandara Ibra -Sathean yang nyaris menampar wajah Pimpinan/kepala daerah Kab Maluku Tenggara,pada saat kunjungan Sekjen  Kementrian Perhubungan di langgur baru baru ini sebenarnya tak perlu terjadi.

Jika memang tak ada silang sengketa terhadap proses pembayaran ganti rugi tanaman warga desa Ibra , yang hingga kini masih terkatung katung.

Terkait hal ini,Bupati Maluku Tenggara,Ir.Aderias Rentanubun,kepada wartawan dilanggur baru baru ini menjelaskan bahwa ,Pemerintah kab Maluku Tenggara tetap menghargai hak hak kepemilikan warga masyarakat,akan tetapi khusus untuk ganti rugi tanaman Warga desa Ibra ,Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara belum dapat membayarkan karena hingga kini proses pembayaran ini masih terhalangi dengan kasus hukum,”Pada prinsipnya Pemerintah sangat menghargai hak hak setiap warga,akan tetapi khusus untuk pembayaran rugi tanaman warga desa Ibra masih teganjal dengan kasus hukum,karena ada surat pernyataan dari waga desa ibra sendiri di Kejaksaan yang menerangkan bahwa semua pembayaran ganti rugi tanaman itu sudah lunas,jadi kalau warga ibra ingin untuk dibayarkan,maka surat pernyataan itu ditarik kembali “kata Rentanubun.

Sebagaimana diketahui,2 tahun lalu,Bupati Anderias Rentanubun sempat digoyang kasus dugaan korupsi tentang pembayaran ganda untuk ganti rugi tanaman warga desa Sathen,pada lokasi pembangunan Bandara Ibra-sathean, kasus ini disebut sebut penuh dengan nuansa politik dan terkesan hanya membesar-besarkan sesuatu yang tak benar,hal mana kasus ini juga disebut menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi Maluku lantaran dipicu oleh adanya surat pernyataan lunas terhadap pembayaran ganti rugi tanaman yang di layangkan oleh warga desa ibra kepihak Kejaksaan Tinggi Maluku.

Akan tetapi hal ini ketika ditanyakan kepada salah satu warga Desa Ibra yang berhasil dihubungi SDL menjelaskan bahwa pernah warga desa ibra menandatangi blanko kosong yang disosorkan oleh oknum pejabat Maluku Tenggara,akan tetapi penyodoran blanko kosong ini diketahi warga sebagai bagian dari upaya realisasi pembayaran ganti rugi tanaman dan bukan pernyataan lunas,”kami pernah tandatangani blanko kosong,katanya untuk mengurus ganti rugi tanaman,tetapi belakangan saya baru tau kalau ternyata penandatanganan blanko kosong itu justru disalh gunakan oleh uknum pejabat dengan niat yang berlawanan dengan maksud kami”kata Nurdin Renyaan,Warga Desa Ibra.

Pengakuan nurdin ini juga didukung oleh warga desa ibra yang lain,yakni Ahmad Renuat,”Kasmi tidak pernah buat pernyataan lunas,akan tetapi saya curiga mungkin ada hubunganya dengan penandatanganan blanko kosong”katanya.

Atas kenyataan ini,semakin menguatkan dugaan bahwa telah terjadi aksi penipuan secara besar besaran dengan maksud tertentu,yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut,yang mana dengan aksi penipuan ini maka puluhan warga desa ibra yang berhak mendapat gantirugi tanaman milik mereka yang telah tergusur oleh proyak pembangunan bandara semakin tak jelas ujung pangkalnya,selain itu disaat yang sama telah terjadi pula upaya pembusukan atau bahkan kriminalisasi tarhadap Bupati Maluku Tenggara,tentunya dengan tujuang untuk menggoyang secara hukum jabatan Ir.Anderias Rentanubun sebagai Bupati.(bm)  Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s