Soal pemisahan Dapil,”KPUD MALRA DIHUJANI KECAMAN”


Langgur,SDL,19/9/12.Wacana pemisahan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Calon Legislatif Profinsi Maluku   oleh Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Malra Selasa kemarin,mendapat berbagai kecaman dari para peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut, bertempat di Balai Room Kimson,Ketua KPUD Malra Yopi Renyaan,mengatakan,rencana pemekaran dapil ini merupakan permintaan Parpol 2 tahun silam dan mengingat jumlah pemilih yang lebih banyak dari Kota Tual da Kabupaten Kepulaun Aru,dengan kata lain Kabupaten Malra bersdiri sendiri menjadi 1 Dapil dan terpisah dengan Kota Tual Dan Aru, namun sayangnya Ketua KPUD Malra tidak dapat menjelaskan atas dasar Hukum yang kuat untuk di lakukannya pemisahan tersebut,

Jika atas dasar permintaan para parpol,maka harus dikuatkan dengan perundang-undangan yang berlaku,yang menjadi pertanyaannya adalah,apakah tindakan pemisahan ini tidak akan menimbulkan kerawanan pada saat pelaksanaan?mengingat  pesta rakyat Lima Tahunan ini sudah sangat dekat,dan hal ini menurut  Silubun,tidak Nasionalis,sehingga terkesan dipaksakan,selain itu katanya,peran serta  masyarakat dalam menyukseskan pemilu/pemilukada dikabupaten Malra,tidak perlu dengan meminta dukungan masyarakat dengan cara menanda tangani Rekomendasi yang akan diajukan oleh KPUD Malra,ke-KPUD Profinsi Maluku,ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Gmki Malra dan Kota Tual, Brian Ubro,untuk Maluku Tenggara,Kota Tual Dan Kepulauan Aru,Oleh Kpud Propinsi telah  di tetapkan 7 kursi,dengan pembagian 3 untuk Malra,2 untuk Kota Tual, dan 2 untuk Aru,apakah dengan pemisahan ini lantas,jatah kursi untuk DPRD Profinsi malra akan bertamba?kan tidak,semuanya Sudah terbagi habis,ungkapnya,dilanjutkan,jika Kabupaten Malra masih tertinggal dalam perebutan kursi DPRD Profinsi,maka harus dilakukan evaluasi,contohnya,pada tahun 2009.terdapat kurang lebih 9000 pemilih yang tidak menggunakan haknya.ini menunjukan ketidak siapan penyelenggara dalam mengantisipasi melonjaknya para pemilih di daerah ini,ungkapnya.

Menangapi pernyataan itu,Ketua KPUD Malra mengatakan,semuanya ini,untuk mengoptimalkan perjuangan kepentingan Rakyat Kabupaten Malra oleh Wakil-wakilnya yang berada pada tingkat Dewan perwakilan Rakyat Daerah  Malra,dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi.ujarnya.(RD).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s