Jika Elektabilitasnya Buruk, “Incumbent Malra Dapat Tergusur”


Langgur.SDL.10/09/2012. Minimnya kinerja Pemerintah Kab.Maluku Tenggara terhadap pelayanan masyarakatnya serta tragedy kemanusiaan yang menimpa 16 KK asal ds.renfaan Kec.Kei besar Utara Timur .Kab.Maluku Tenggara ditengarai memunculkan penilaian miring terhadap Bupati Maluku Tenggara,Ir.Anderias Rentanubun.

Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Politisi dan Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Maluku Tenggara.N.Rahakbauw.

“Minimnya kinerja SKPD terkait serta tragedy yang menimpa 16 KK asal ds.Renfaan yang kini sudah berpindah kependudukanya ke Kota Tual tentunya dapat memperburuk citra Bupati Andre Rentanubun”ungkap Rahakbauw.

Menurut Rahakbauw,yang juga adalah Ketua DPC Partai Hanura Maluku Tenggara ini,ditahun belakangan ini kinerja SKPD di jajaran Pemkab Malra memang terlihat buruk sekali,bahkan menurutnya ada sisi yang terlihat nyata adalah ketidak pedulian dinas instansi terkait atas kejadian yang menimpa warga Maluku Tenggara.

“mau atau tidak mau,image tentang buruknya kinerja SKPD pasti akan berimbas ke Bupati selaku kepala daerah,dan hal ini tentu sangat tidak menguntungkan secara politik,kenyataanya sungguh sangat berbeda jauh ketika Bupati Andre menjabat ditahun-tahun pertama,dimana Maluku Tenggara mendapat penghargaan terbaik atas kinerja pelayanan terhadap masyarakat”imbuhnya.

Selain itu,Rahakbauw juga menitik beratkan perhatianya kepada nasib puluhan warga ds.Renfaan yang sempat terkatung katung selama kurang lebih satu tahun dipengungsian kompleks Kubur cina Kota Tual,”Secara pribadi,sangat turut menyesal terhadap pembiaran Pemkab Malra terhadap basudara dari renfaan di tempat pengungsian mereka,apalagi kini diketahui bahwa mereka terpaksa mengambil sikap untuk berpindah status penduduk menjadi penduduk Kota Tual,akibat karena tak ada perhatian serius dari Pemkab Malra,sebab tentu kita (Malra) sudah rugi karena kehilangan 16 KK ,namun yang sangat fatal adalah penilaian buruk terhadap pemkab Malra adalah sebuah kerugian yang lebih besar lagi”katanya.

“Kenapa selama ini tak ada eksen dari dinas terkait ? bukankah kita punya gedung kosong dan bantuan pengungsi yang bertumpuk-tumpuk,mana bisa selama satu tahun ini tak ada perhatian,atau apakah memang kurang peduli ?”sergah Rahakbauw.

Sebagai Politisi,secara pribadi Rahakbauw sangat tidak sependapat dengan sikap apatis Pemkab Malra,sebab seharusnya keterlantaran warga Maluku Tenggara dimanapun ia berada adalah menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Daerah Malra,apalagi bagi warga yang notabene adalah korban konflik social.

 Soal Elktabilitas.

Ditanyakan tentang seberapa besar kekuatan Politik incumbent Maluku Tenggara,Rahakbauw mengaku sangat pesimis,”saya pesimis jika pada tahun terakhir ini elektabilitas incumbent Malra masih bagus,sebab beberapa kejadian terakhir ini tentu akan mempengaruhi penilaian masyarakat,”jelasnya.

Seharusnya,dalam urusan Politik,kita harus tetap berpegang pada hati nurani serta ‘fangnanan ain hov ain’ sehingga tidak ada pihak yang terpecah serta tersakiti,selain itu tujuan politik adalah semata-mata untuk perjuangan kepentingan orang banyak,dan bukan untuk kepentingan sempit oknum ataupun segelintir orang”katanya.

Rahakbauw memprediksi bahwa jika tak ada perbaikan mendasar pada system pelayanan masyarakat,maka mau atau tidak mau Incumbent Maluku Tenggara dapat tergusur oleh kandidat Calon Bupati Lainya,yang tentunya mempunyai visi yang jelas,tidak ingkar janji,serta lebih dipercaya masyarakat Maluku Tenggara,tandas Rahakbauw  .(bm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s