Kampus Polikan Gelar Pemilu Mahasiswa


Tual.SDL.Kampus Biru ,Politeknik Perikanan Negeri Tual bakal menyelenggarakan pemilihan Umum mahasiswa,Tujuan dari pemilihan umum mahasiswa ini adalah untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Politeknik Perikanan Negeri Tual.

Rony Rahayaan S.Pi. M.Si, kepada SDl diruang kerjanya menjelaskan bahwa pihaknya sebagai ketua jurusan dan sekaligus sebagai staf yang diperbantukan pada Pembantu Direktur (PUDIR) III Polikan Tual yang membidangi kemahasiswaan menjelaskan bahwa salah satu tujuan yang hendak diraih dari pemilu mahsiswa ini adalah untuk menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan di kalangan mahasiswa.”salah satu tujuan yang hendak diraih adalah menyelenggarakan pendidikan kepemimpinan bagi mahasiswa,yakni mahasiswa di latih untuk menggunakan hak berdemokrasinya guna menentukan pemimpin mereka sendiri”paparnya.

Selain itu ,Rahayaan juga memaparkan bahwa dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini,perangkat dan struktur organisasi kemahasiswaan Polikan mengalami stagnasi sehingga,pada awal tahun ini  Polikan bertekad untuk memperbaiki sistem kinerja organisasi mahasiswa,”semenjak dua tahun organisasi Mahasiswa Polikan mengalami stagnasi,sehingga kami bertekad untuk memicu kembali system dan kinerja organisasi kemahasiswaan”katanya.

“Namun keberhasilan menghidupkan kembali sistem dan struktur kemahasiswaan,tetunya kembali kepada mahasiswa itu sendiri,sementara unsure dosen hanya sebagai motivator”imbuh Rahayaan.”kami berharap pula sekiranya melalui proses pemilihan Presiden dan Wapres Mahasiswa Polikan Tual,akan lahir sosok pemimpin mahasiswa yang baik,terjamin kapabilitasnya,dan bisa berperan penuh serta mewakili seluruh mahasiswa baik secara internal maupun eksternal”.

Dari hasil penjaringan,diketahui telah terjaring 3 kandidat.Menurut Rahayaan,Proses pemilu Kampus ini direncanakan akan berada pada puncaknya 1 minggu kedepan.

Karena termasuk hal baru bagi Perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur,Rahayaan mengakui mengalami sejumlah kendala dalam proses Pemilu Kampus ini,kendala tersebut diantaranya adalah penetapan daftar pemilih tetap mahasiswa,karena mahasiswa terhalang persyaratan diantaranya adalah Mahasiwa yang mempunyai hak suara adalah mahasiswa aktif,dan terdaftar.Sementara dilain sisi sejumlah mahasiswa belum memenuhi persyaratan tersebut sebagaimana yang telah ditetapkan oleh lembaga,imbuhnya.

Hal ini,menurutnya Rahayaan ,sangat mepengaruhi jatah kuota suara yang telah ditentukan,tandasnya.(bm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s