Menilai Proyek Pakai “Kaca Mata Kuda”, DPRD Kota Tual Rekomendasikan Pansus


Tual.SDL.10/01/2011.Tuntutan BASMI (Barisan anti Spekulasi dan Manipulasi)  Kota Tual untuk mendesak kepada DPRD Kota Tual agar menindak PT Jakarta Baru ,yang menurut mereka (BASMI) sudah melakukan spekulasi dan manipulasi dalam proyek pembangunan jalan Hotmix dilingkup Pemkot Tual,(senin 10/01) disikapi DPRD Kota Tual dengan melakukan Rapat Dengar pendapat dengan managemen PT jakartab baru dan kadis PU Pemkot Tual,yang diwakili oleh sekertarisnya.P Ngamelubun SP.

Bertempat di Gedung Rakyat Kota Tual,Rapat dengar pendapat (RDP) itu digelar dari pkl.14.15 wit dan berakhir pkl.17.45 wit.

Dalam RDP tersebut,didapati sejumlah pendapat yang beredar dikalangan anggota DPRD Kota Tual untuk mebentuk Panitia Khusus guna mencari tau kebenaran tuduhan BASMI terhadap manajemen PT.Jakarta Baru, yang dianggap oleh BASMI telah merugikan rakyat dengan cara mengerjakan pembangunan jalan Hotmix dengan cara curang.

Diantara pendapat yang beredar,Anggota DPRD dari Fraksi Demokrasi Kebangsaan Indonesia ,M.Rumthe ST.menilai bahwa tuduhan BASMI sebagaimana disebutkan dalam surat tuntutan mereka layak diuji kebenaranya,yakni tentang pihak manakah yang membangun jalan Hotmix,tentang apakah benar pembangunan jalan hotmix tidak sesuai bestek dan juga keinginan BASMI untuk meminta kepada DPRD Kota Tual untuk mem-black list PT Jakarta Baru,serta mengusirnya dari Kota Tual.

“untuk berbagai keinginan elemen masyarakat yang menamakan dirinya BASMI,kita harus melakukan uji pembuktian guna mencari tau kebenaran tuduhan tersebut”ungkap Rumthe.”saya berharap sekiranya kita sekalian jangan Berspekulasi,dengan cara menuduhkan sesuatu kepada pihak tertentu dengan tidak disertai data & fakta,untuk semua penilaian dan tuduhan tersebut layaknya disertai hasil sebuah riset atau penelitian.”imbuhnya.

Selain itu,Rumthe dalam pendapatnya juga mengingatkan kepada semua pihak bahwa pembuatan aspal Hotmix itu adalah pekerjaan teknis,dan untuk penilaianya maka diperlukan tenaga teknis pula.smentara untuk keperluan ini ,DPRD Kota Tual tidak memiliki skil untuk itu,”Kita disini tentunya awam dengan teknis pekerjaan hotmix,olehnya ini harus dibawa ke PANSUS”ungkapnya.

Di lain sisi,tuntutan BASMI disebut-sebut justru penuh dengan spekulasi dan penilaian miring,namun rata-rata anggota DPRD Kota Tual setuju jika tudingan BASMI diuji melalui kerja panitia Khusus Proyek pemerintah Kota Tual.

 

Tudingan Kabur dan Tidak Jelas

 

Atas surat tuntutan BASMI,kadis PU Kota Tual yang diwakili oleh sekertarisnya.P.Ngamelubun SP,dalam klarifikasinya justru mengungkapkan bahwa tudingan BASMI adalah kabur dan tidak jelas,”Dinas PU Kota Tual tidak pernah membuat kontrak kerja dengan PT Jakarta Baru untuk mengerjakan proyek aspal hotmix,akan tetapi dengan 3 buah perusahaan diantaranya adalah PT Aneka Pembangunan,PT Jasa Utama Indah Dok,PT Pembangunan Passo”uangkap Ngamelubun.

Dan menurutnya,semua bahan bahan dasar pembuatan Hotmix yang dikerjakan adalah melewati pengujian diLaboratorium,”semua bahan bahan dasar untuk Hotmix melalui pengujian dilaboratorium”imbuhnya.

Hal ini,kendati sejumlah anggota DPRD Kota Tual tetap ngotot  menuding bahwa telah terjadi sebuah kesalahan pengujian dilaboratorium Dinas PU.

Sebuah sumber yang mengaku sebagai teknisi pengerjaan Hotmix yang enggan menyebut namanya mengatakan bahwa Klarifikasi yang diberikan ini,justru menunjukan bahwa ternyata tudingan BASMI telah terbantahkan sekaligus terkesan penuh penilaian spekulatif dan manipulative,karena nyata-nyata tidak didukung oleh data dan fakta dari sebuah risert dan penelitian,melainkan hanya berdasarkan pemberitaan secara sepihak dan hanya melihat pengerjaan proyek dengan menggunakan kaca mata kuda,tandas sumber.(bm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s