Badai tgl 24 Malam,Porak porandakan Pesisir Pantai Ngadi-Dulah


Tual.SDL.25/12/2010.Ombak setinggi 2 meter disertai badai angin kencang yang terjadi pada tgl 24/12 malam,telah mengakibatkan pesisir pantai Desa Dulah-Ngadi mengalami kerusakan.Sejumlah makam penduduk setempat yang berada dipesisir pantai desa dulah-ngadi ditemukan dalam kondisi rusak,bahkan menurut pantauan ditemukan pula rangka tulang belulang yang diduga adalah berasal dari makam warga yang rusak akibat terjangan gelombang pasang dan badai angin.

Selain itu,bangunan talud sepanjang 250 meter yang baru saja dikerjakan 1 bulan berselang turut hancur diterjang badai dan gelombang air pasang.warga sekitar pantai desa dulah-ngadi mengaku jika kerusakan yang terjadi ditempat mereka adalah disebabkan oleh gelombang air pasang dan badai,”tadi malam memang angn sangat kencang,ombak juga besar,kami perkirakan setinggi 2 meter,sehingga ombak laut sudah mencapai badan jalan”demikian ungkap salah satu warga desa ngadi kepada SDL.

Akibat badai ini,masih belum diketahui kerugian yang diderita warga,namun yang terang bahwa bangunan talud yang baru dibangun tersebut nyata-nyata telah hancur diterjang badai.Terkait hal ini,pihak kontraktor yang mengerjakan talud tersebut (Hi.Fahmi) membenarkan tentang kerusakan talud yang baru selesai ia kerjakan,”saya sudah mendapat laporan dari pengawas lapangan,bahwa talud didesa ngadi mengalami kerusakan dikarenakan ombak dan badai,setelah ini akan saya koordinasikan dengan pihak terkait,karena bangunan talud tersebut masih dalam masa pemeliharaan”ungkapnya.

Atas rusaknya talud penahan gelombang tersebut,Hi.fahmi mengaku siap untuk memperbaikinya ,”Saya kordinasikan dengan kadis PU Kota Tual,apabila nanti saya di wajibkan untuk mengerjakan kembali,maka tentunya akan diatur sesuai mekanisme,sebab kerusakan yang terjadi kan diakibatkan oleh factor kahar yakni bencana alam,jadi tentunya hal ini perlu dilakukan koordinasi intensif antara pihak kami dan dinas PU”tandasnya.

Selain itu,tulang belulang yang diduga adalah berasal dari makam warga desa,hingga berita ini diturunkan sudah diamankan oleh warga dan bahkan kini sudah kembali dimakamkan ditempatnya semula,”tulang belulang makam sudah kami makamkan kembali,dan tak ada yang tertinggal”ungkap warga.atas kejadian ini warga sekitar tempat kejadian justru menuding kepada oknum yang selama ini melakukan penambangan pasir dipesisir pantai Dulah-Ngadi,menurut warga aksi penambangan pasir secara membabi buta ini disebut-sebut sebagai penyebab utama rusaknya pasisir pantai,”Ini semua akibat penggali pasir yang membabi buta,dong (mereka) itu hanya mencari keuntungan pribadi sehingga pantai menjadi rusak dan mudah diterjang ombak,kalau dulu ada ombak juga tapi pasir pantai masih tebal jadi tidak terjadi apa-apa,tapi kalau sekarang…parah sekali,jalan aspal saja hampir putus”uangkap warga seraya menunjukan ruas jalan aspal yang hampir putus sebagai akibat penambangan pasir oknum.(bm)Akibat Badai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s